Materi Sosiologi Kelas X SMA/MA Semester Ganjil: BAB 2. Individu, Kelompok dan Hubungan Sosial

BAB 2

Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial




 

A.     Individu

Kata Individu berasal dari bahasa latin yaitu individuum yang berarti terbagi atau kesatuan terkecil.

B.     Kelompok

Menurut Robert K. Merton, kelompok sosial adalah sekumpulan orang yang saling berinteraksi sesuai dengn pola yang telah mapan. Sementara menurut Mac Iver danCharles H. Page, kelompok sosial adalah himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa  kelompk sosial adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan dan sling berinteraksi sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.

C.     Hubungan Sosial

hubungan sosial adalah hubungan timbal balik antarindividu dan saling memngaruhi satu sama lain atas dasar kesadaran saling tolong menolong.

Unsur utama yang mendasari hubungan sosial yaitu:

1)      Hakikat inteaksi sosial

Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik berupa aksi saling memengaruhi antarindividu, antara individu dan kelompok, dan antarkelompok.

2)      Syarat terjadinya interaksi sosial

a)      Kontak sosial

b)      Komunikasi

3)      Pendekatan Interaksi sosial

Untuk mempelajari interaksi sosial, sosiolog menggunakan pendekatan tertentu yang dikenal dengan perspektif interaksionis (Interactionist perspective). Salah satu pendekatannya adalah Interaksionisme simbolik. Simbol adalah sesuatu yang diberi nilai dan makna oleh penggunannya.

4)      Faktor-faktor pendorong Interaksi Sosial

a)      Imitasi

b)      Sugesti

c)      Identifikasi

d)      Simpati

e)      Empati

5)      Bentuk-bentuk Interaksi Sosial

Menurut Gillin, interaksi sosial berlangsung dalam dua jenis proses sosial, yaitu proses asosiatif dan proses disosiatif.

a)      Proses asosiatif mengarah pada persatuan atauintegrasi sosial. Proses asosiatif meliputi bentuk-bentuk antara lain kerja sama, akomodasi, asimilasi, daan akulturasi.

b)       Sebaliknya proses disosiatif yang disebut juga proses oposisi, cara melawan seseorang atau sekelompok orang demi meraih tujuan tertentu. Prosesnya dibedakan ke dalam tiga bentuk, yaitu persangan, kontravensi, dan pertentangan.

6)      Hubungan Individu dan kelompok

Bentuk umum proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mengembangkan cara-cara berhubungan dengan individu dan kelompok lain. Mereka saling bertemu serta menentukan sistem dan bentuk-bentuk hubungan yang dipakai.

Secara umum, interaksi sosial dapat terjadi antarindividu, antara individu dan kelompok, serta antarkelompok.

7)      Hubungan antara keteraturan Sosial dan Interaski Sosial 

Comments