Materi Geografi Kelas X semester 1 SMA/MA : BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografi

BAB 1

Pengetahuan Dasar Geografi






A.    Hakikat Geografi

Geografi merupakan cabang ilmu yangmengkaji fenomena-fenomena alam baik fisik maupun sosial.

1.      Pengertian Geografi

Istilah geografi pertama sekali diperkenalkan oleh Eratosthenes (276-104 SM) dalam bukunya Geographika. Geografi berasal dari bahasa yunani yang terdiri atas kata geo berarti bumi dan graphein yang berarti “tulisan”. Jadi geografi berarti tulisan tentag bumi sehingga geografi sering disebut sebagai ilmu bumi.

2.      Ruang lingkup

Rhoad Murphey dalam bukunya berjudul “The Scope of Geography” mengemukakan tiga pokok ruang lingkup studi geografi sebagai berikut.

a.       Persebaran dan keterkaitan penduduk di muka bumi dengan sejumlah aspek-aspek keruangan dan bagaimana manusia memanfaatkannya.

b.      Interaksi antara manusia dengan lingkungan fisik yang merupakan salah satu bagian dari keragaman wilayah.

c.       Kerangka kerja regional dan analisis terhadap region-region khusus.

3.      Ilmu Penunjang Geografi

a.       Geologi

b.      Geomorfologi

c.       Meteorologi

d.      Klimatologi

e.       Hidrologi

f.       Oseanografi

g.      Biologi

h.      Ekologi

i.        Botani

j.        Zoologi

k.      Demografi

l.        Sosiologi

m.    Antropologi

n.      Ekonomi

o.      Astronomi

B.     Konsep Esensial Geografi

1.      Konsep Lokasi

Konsep lokasi atau letak merupakan konsep utama yang sejak awal pertumbuhan geografi telah menjadi ciri khusus ilmu atau pengetahuan geografi.

2.      Konsep jarak

Konsep jarak menunjukkan jarak antara suatu wilayah dengan wilayah lainnya dan memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial, ekonomi, ataupun kepentingan pertahanan.

3.      Konsep keterjangkauan (accesbility)

keterjangkauan (accesbility) tidak selalu berkaitan dengan jarak, tetapi lebih berkaitan dengan kondisi medan atau ada tidaknya sarana angkutan dan komunikasi yang dapat dipakai.

4.      Konsep pola

Geografi mempelajari pola-pola, bentuk, dan persebaran fenomena dipermukaan bumi. Fenomena yang dipelajari adalah fenomena alami, seperti aliran sungai, persebaran vegeetasi, jenis tanah, dan fenomena sosial, seperti persebaran penduduk, mata pencaharian, dan pemukiman.

5.      Konsep morfologi

Morfologi adalah gambaran tentang bentuk permukaan bumi yang disebabkan oleh proses dari dalam bumi (endogen) dan proses yang terjadi di luar bumi (eksogen).

6.      Konsep Aglomerasi (Menggerombol)

Adalah kecenderungan persebaran yang bersisifat mengelompok pada suatu wilayah yang relatif sempit dan paling menguntungkan.

7.      Konsep nilai kegunaan

Berkaitan dengan nilai guna suatu wilayah. Setiap wilayah memiliki nilai kegunaan berbeda yang dapat dikembangkan menjadi potensi yang menunjang perkembangan suatu wilayah.

8.      Konsep Interaksi dan Interdependensi

Menunjukkan keterkaitan dan ketergantungan suatu daerah dengan daerah lain.

9.      Konseo diferensiasi Area (struktur keruangan atau Distribusi keruangan)

Menunjukkan bahwa suatu tempat memiliki perbedaan dengan tempat yang lain atau suatu daerah yang memiliki kekhasan.

10.  Konsep keterkaitan keruangan (Proses Keruangan)

Setiap ruang yang ada di permukaan bumi memiliki karakteristik yng berbeda-beda.

C.    Objek Studi Geografi

Objek kajian geografi terdiri atas dua objek berikut.

1.      Objek Material

Adalah fenomena geosfer (permukaan bumi) yang meliputi atmosfer (lapisan udara), litosfer dan pedosfer (lapiisan batuan dan tanah), hidrosfer (bentang perairan), biosfer (dunia tumbuhan dan hewan), dan antroposfer (manusia).

2.      Objek Formal

Merupakan suatu cara pandang keruangan yang dituangkan dalam konsep-konsep geografi. Jadi, yng menjadi objek bukan benda atau material tettapi fenomena keruangan.

D.    Prinsip-Prinsip geografi

1.      Prinsip Distribusi dan persebaran

2.      Prinsip interelasi

Prinsip ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara gejala geografi yang satu deng gejala geografi yang lain dimuka bumi.

3.      Prinsip deskripsi

Penjelasan, pemaparan, atau pendeskrisian dari gejala geografi yang saling terkait yang terjadi di muka bumi.

4.      Prinsip korologi.

Prinsip ini melihat permasalahan geografi dari sudut pandang persebaran, interelasi, dan interaksinya dalam suatu wilayah (region) dan ruang tertentu.

E.     Pendekatan Geografi

1.      Pendekatan Keruangan

Ruang merupakan seluruh permukaan bumi yang menjadi tepat hidup makhluk hidup, baik hewan, tumbuhan, dan manusia. Pendekatan keruangan Merupakan suatu cara pandang yang menekankan pada eksistensi ruang.

2.      Pendekatan kelingkungan (Ecological Approach)

Merupakan analisis berdasarkan interaksi manusia dengan lingkungannya yang membentuk ekosistem.

3.      Pendekatan Kompleks wilayah

Pendekatan Kompleks wilayah mendasarkan pada kombinasi antara pendekatan keruangan dan pendekatan kelingkungan (ekologi). Pendekatan ini menekankan pengertian areal differentiation, yaitu tiap-tiap wilyah memiliki perbedaan karakteristik.

F.     Aspek- aspek Geografi

1.      Geografi fisik

2.      Geografi manusia

3.      Geografi Regional

G.    Ilmu Geografi dalam Islam

 

Sederet geografer Muslim telah banyak memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu bumi. Al-Kindi diakui begitu berjasa sebagai geografer pertama yang memperkenalkan percobaan ke dalam ilmu bumi. Sedangkan, Al-Biruni didapuk sebagai ‘bapak geodesi’ yang banyak memberi kontribusi terhadap geografi dan juga geologi. John J O’Connor dan Edmund F Robertson menuliskan pengakuannya terhadap kontribusi Al-Biruni dalam MacTutor History of Mathematics. Menurut mereka, ‘’Al-Biruni telah menyumbangkan kontribusi penting bagi pengembangan geografi dan geodesi. Dialah yang memperkenalkan teknik pengukuran bumi dan jaraknya dengan menggunakan triangulation.’’Al-Biruni-lah yang menemukan radius bumi mencapai 6.339,6 km. Hingga abad ke-16 M, Barat belum mampu mengukur radius bumi seperti yang dilakukan Al-Biruni. Bapak sejarah sains, George Sarton, juga mengakui kontribusi sarjana Muslim dalam pengembangan geografi dan geologi. ‘’Kita menemukan dalam tulisannya metedo penelitian kimia, sebuah teori tentang pembentukan besi.’’Salah satu kekhasan yang dikembangkan geografer Muslim adalah munculnya bio-geografi. Hal itu didorong oleh banyaknya orang Arab di era kekhalifahan yang tertarik untuk mendistribusi dan mengklasifikasi tanaman, binatang, dan evolusi kehidupan. Para sarjana Muslim mencoba menganalisis beragam jenis tanaman.



 

 


            Artinya : Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. (Qs. An Nur:43)

 


Comments